Sejarah Desa

Desa Gandasoli adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Desa ini merupakan hasil pemekaran dari Desa Rancamanggung yang diresmikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Subang pada tanggal 1 Desember 1984. Pemekaran dilakukan karena padatnya penduduk di Desa Rancamanggung sehingga perlu dibagi menjadi dua wilayah administratif, yaitu Desa Rancamanggung dan Desa Gandasoli.

Asal Usul Nama

Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, nama “Gandasoli” berasal dari dua kata dalam bahasa Sunda: “Ganda” yang berarti berlipat atau berlimpah, dan “Soli” yang berarti sari atau inti. Konon, pada zaman dahulu Desa Gandasoli merupakan daerah yang sangat subur dan menghasilkan berbagai hasil bumi yang berlimpah, terutama tanaman bunga dan singkong. Nama ini mencerminkan harapan agar desa ini senantiasa menjadi sumber kemakmuran dan kesejahteraan bagi warganya.

Legenda Sumber Air

Terdapat mitos yang berkembang di kalangan masyarakat, bahwa dahulu di Desa Gandasoli terdapat serumpun batang bambu yang rindang, dan di tengah rumpun tersebut terdapat sebuah sumber air yang jernih. Konon, desa-desa di sekitarnya tidak memiliki sumber air sendiri. Diceritakan bahwa suatu ketika sumber air tersebut tiba-tiba menghilang, dan menurut kepercayaan warga, sumber air itu “dipinjam” oleh desa tetangga yang kekurangan air. Atas kehendak Yang Maha Kuasa, sumber air tersebut akhirnya kembali lagi ke Desa Gandasoli. Hingga kini, kisah ini menjadi bagian dari warisan budaya lisan masyarakat setempat.

Kepemimpinan Desa

Sejak berdirinya, Desa Gandasoli telah dipimpin oleh beberapa Kepala Desa yang berdedikasi membangun desa. Berikut adalah daftar Kepala Desa yang pernah memimpin Desa Gandasoli:

No Nama Kepala Desa Periode
1 Bapak Rosita Adi Wijaya –
2 Bapak Dacu Sutarya –
3 Bapak Dayat Hidayat –
4 Bapak Usam Sukardi –
5 Bapak Ares Saip Suanda 2024 – 2030

Letak Geografis

Desa Gandasoli terletak di dataran tinggi dengan luas wilayah sekitar 654 Hektar, terdiri dari lahan persawahan seluas 50 Hektar serta lahan perkebunan dan pemukiman seluas 604 Hektar. Desa ini berbatasan dengan:

  • Sebelah Utara: Desa Tenjolaya, Kecamatan Kasomalang
  • Sebelah Selatan: Desa Sindanglaya, Kecamatan Tanjungsiang
  • Sebelah Timur: Desa Rancamanggung, Kecamatan Tanjungsiang
  • Sebelah Barat: Desa Cibuluh, Kecamatan Tanjungsiang

Pembagian Wilayah

Secara administratif, Desa Gandasoli terbagi menjadi 9 (sembilan) kampung/dusun, yaitu:

  1. Kampung Cisundey
  2. Kampung Salagedang
  3. Kampung Gandasoli
  4. Kampung Kiarapandak
  5. Kampung Panyosogan
  6. Kampung Sindangrasa
  7. Kampung Nenggeng
  8. Kampung Cibeunying
  9. Kampung Cipicung

Potensi Desa

Desa Gandasoli dikenal sebagai salah satu daerah penghasil singkong di Kabupaten Subang. Masyarakat memanfaatkan batang singkong untuk dijadikan pagar, dan setelah tumbuh, daun singkong diolah menjadi komoditas yang dikirim ke kota-kota besar. Selain singkong, desa ini juga memiliki potensi di bidang pertanian lainnya seperti tanaman pangan dan perkebunan.

Pelestarian Adat dan Budaya

Pemerintah Desa Gandasoli sangat peduli terhadap pelestarian adat dan budaya setempat. Salah satu tradisi yang masih rutin dilaksanakan hingga saat ini adalah perayaan Tahun Baru Islam (1 Muharram / Hijriah) yang dirayakan dengan berbagai kegiatan keagamaan dan budaya, mencerminkan kuatnya nilai-nilai religius dan kearifan lokal masyarakat Desa Gandasoli.


Sumber: Video Profil Desa Gandasoli (2024), Blog Profil Desa Gandasoli, Wikipedia.